Persiapan bayi tabung supaya berhasil

Apa Aja Sih Persiapan Bayi Tabung Supaya Berhasil?

Posted on

Semua orang yang sudah menikah pastinya menginginkan segera menimang buah hati, karena tujuan pernikahan salah satunya adalah memiliki momongan. Namun tidak semudah itu untuk mendapatkan seorang anak, karena harus ada usaha yang cukup. Tidak jarang kasus terjadi pada beberapa pasangan yang sulit untuk mendapatkan anak, atau sudah menikah cukup lama namun belum juga dikaruniai buah hati.

Maka dari itu tidak sedikit pula dari mereka yang mulai merencanakan program bayi tabung. Proses bayi tabung disebut dengan In vitro fertilization (IVF). Kehamilan awal terjadi dimulai dengan sel telur yang dibuahi oleh sperma di luar tubuh atau di dalam sebuah tabung.

Sebelum melakukan proses bayi tabung, maka terdapat beberapa persiapan bayi tabung supaya berhasil.

  • Menghindari Makanan Dengan Kandungan Merkuri

Makanan yang ibu konsumsi adalah makanan sehat, jangan sampai ada kandungan merkuri di dalamnya. Sebab merkuri akan berbahaya untuk tubuh ibu yang akan mengandung janin, jadi pastikan dengan benar makanan yang hendak dikonsumsi,

  • Konsumsi Makanan Bergizi Tinggi

Persiapan bayi tabung supaya berhasilPersiapan bayi tabung supaya berhasil yang selanjutnya adalah mengonsumsi makanan bergizi. Makanan bergizi tinggi adalah asupan wajib yang harus ibu konsumsi. Ibu bisa memilih makanan seperti gandum utuh.

Hindari juga makanan olahan karena kurang sehat untuk calon ibu hamil. Calon ibu yang akan melakukan proses bayi tabung juga harus menghindari makanan beralkohol, merokok, dan hal kurang sehat lainnya.

  • Kurangi Kafein

Kafein adalah zat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, namun mengonsumsinya secara berlebihan itu tidak baik untuk kesehatan. Jadi bila Anda ingin melakukan proses bayi tabung untuk kurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein.

  • Memperbanyak Kegiatan Fisik

Kegiatan fisik merupakan persiapan bayi tabung supaya berhasil dan ternyata berguna untuk mengurangi stress dan dapat membantu melancarkan peredaran darah. Oleh sebab itu, ibu yang akan melakukan program bayi tabung sebaiknya memperbanyak kegiatan fisik seperti berolahraga secara rutin.

  • Menjalani Perawatan Alternatif

Jika perlu, Anda bisa menjalani program perawatan alternatif misalnya akupunktur, spa, dan meditasi. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi stress, sebab tubuh ibu akan lebih merespon terhadap fertilisasi, serta peredaran darah ke organ tubuh pun akan menjadi lebih naik atau lancar.

  • Tidur yang Cukup dan Teratur

Persiapan bayi tabung supaya berhasil yang berikutnya ialah tidur cukup. Ibu yang akan mengandung harus memiliki waktu tidur yang cukup dan jangan sampai kelelahan. Waktu tidur 8 jam sehari selain meningkatkan daya tahan tubuh juga dapat membantu meningkatkan produksi melatonin dari dalam tubuh.

Melatonin ialah syarat kesehatan perkembangan pada folikel. Sebaiknya Anda hindari mengonsumsi suplemen melatonin yang bisa meningkatkan efek hormonal.

  • Menghindari Terjadinya Gangguan Hormon

Selanjutnya menghindari gangguan hormon adalah suatu hal penting yang harus dilakukan. Misalnya dengan mengonsumsi makanan organik. Dengan demikian kandungan pestisida tidak akan mengganggu proses hormonal dan kadar estrogen pada tubuh. Karena hal tersebut dapat menurunkan kualitas sel telur pada rahim ibu.

  • Periksa Tiroid

Supaya tubuh dapat menjalani prosedur bayi tabung dengan baik, maka hasil TSH harus ada di bawah 2.0. Terdapat juga pemeriksaan darah seperti prolaktin, antibodi antinuklir, ferritin, FSH, INR, LF, DHEA-S, antimullerian, dan testosteron.

Apa Saja Proses dan Persiapan Bayi Tabung Supaya Berhasil

Proses Bayi Tabung

  1. Pertama adalah merangsang tubuh ibu atau wanita dengan suntik hormon, cara ini bertujuan untuk memproduksi beberapa sel telur.
  2. Kemudian dilakukan pengujian tes darah untuk kesiapan pengambilan sel telur. Pihak wanita sebelumnya akan disuntik untuk mematangkan sel telur dan ovulasi.
  3. Selama prosedur pengambilan sel telur, dokter biasanya akan mencari folikel menggunakan ultrasound. Selanjutnya sel telur akan diambil dengan jarum khusus, prosedur ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit sampai satu jam. Kemudian calon ibu akan diberi obat pereda rasa nyeri dan obat penenang atau bahkan dibius total.
  4. Sel telur selanjutnya dipertemukan dengan sperma, lalu disimpan di klinik untuk memantau perkembangannya.
  5. Jika pembuahan sel sperma dan telur telah berhasil, maka embrio akan dimasukkan ke dalam rahim ibu. Dokter akan memasukkannya menggunakan tabung penyalur atau kateter ke dalam vagina hingga masuk ke rahim. Dan untuk meningkatkan kemungkinan hamil, maka akan dimasukkan tiga embrio sekaligus.
  6. Dua minggu setelah proses tersebut, maka si ibu akan diminta untuk melakukan tes kehamilan.

Perlu Anda ketahui juga bahwa bayi tabung memiliki beberapa risiko, sehingga bagi pasangan yang akan melakukan proses bayi tabung harus benar-benar mempertimbangkannya. Salah satu risiko yang dapat terjadi misalnya infeksi, gangguan usus atau organ lain, dan pendarahan. Ada juga risiko dari obat-obatan yang digunakan pada proses tersebut, sehingga harus ditangani dengan tepat.

Adapun risiko lainnya yang mungkin terjadi adalah :

  • Stress yang terjadi pada ibu, sebab proses bayi tabung bisa menguras tenaga, keuangan, serta emosi
  • Bayi lahir cacat
  • Kehamilan di luar rahim atau kehamilan ektopik
  • Bayi lahir prematur atau lahir dengan berat badan rendah
  • Keguguran
  • Risiko bayi kembar jika embrio yang dimasukkan lebih dari satu

Persiapan bayi tabung supaya berhasil memang tidak mudah, jadi membutuhkan tenaga dan kesabaran. Dengan demikian akan tercipta dengan berhasil program bayi tabung yang dilakukan. Semoga persiapan bayi tabung supaya berhasil bermanfaat untuk Anda yang kini sedang sangat mendambakan momongan.

2 thoughts on “Apa Aja Sih Persiapan Bayi Tabung Supaya Berhasil?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *