Gong Xi Fa Cai

8 Pernak Pernik Imlek Pada Perayaan Tahun Baru Tionghoa

Posted on

Tahun baru cina atau tahun baru Imlek merupakan sebuah perayaan penting bagi orang tionghoa. Perayaan ini adalah sebuah suka cita dari sebuah tradisi yang turun temurun dan selalu dirayakan tiap tahunnya. Pada perayaan ini pernak pernik imlek apa saja yang biasanya ada?

Dengan makin dekatnya perayaan imlek biasanya warga tionghoa akan berbondong-bondong membeli sejumlah pernak pernik imlek yang biasanya di pasang atau digunakan selama Tahun Baru Imlek diperingati.

Berikut daftar pernak pernik Imlek yang biasanya ada saat perayaan ini berlangsung, antara lain adalah:

  1. Lampion Merah.

Lampion adalah sebuah lampu penerangan yang biasanya digantung di rumah  dan tempat publik sebagai aksesoris imlek. Namun sebenarnya lampion memiliki arti yang dalam sebagai sebuah alat untuk menerangi kehidupan orang tionghoa untuk semangat, keberuntungan dan kebersamaan agar bisnis terus lancar.

Lampion merah ini ukurannya ada berbagai macam, hal ini disesuaikan dengan si pemilik rumah dan tempat memasangnya.

Pernak pernik Imlek ini tidak mungkin ketinggalan, karena Imlek bagi sebagian orang diasosiasikan sebagai angpao alias dapat duit ..hehe. Memang tidak salah sihebuah, karena angpao adalah sebuah amplop berwarna merah yang didalamnya telah diisi dengan sejumlah uang dari si pemberi angpao.

Angpao biasanya diberikan khususnya oleh orang yang mampu dan yang telah menikah (bukan keharusan) pada anak-anak kecil, keponakan dan orang yang belum menikah yang belum memiliki penghasilan sendiri. Yang artinya berbagi rejeki di tahun baru.

  1. Gantungan “Gong Xi Fa Cai”

pernak pernik imlekGantungan ini bisa berbentuk apa saja, namun biasanya akan bergambar sesuai shio tahun yang bersangkutan. Misalnya tahun baru ini adalah tahun shio anjing maka pernak pernik imlek juga banyak yang bergambar anjing dan dikombinasi dengan tulisan “Gong Xi Fa Cai” yang artinya ucapan selamat mendapatkan kelimpahan rejeki di tahun yang baru.

Warga tionghoa memajang gantugan ini di berbagai tempat misalnya: di pintu, dinding, di kamar, ruang keluarga dll sebagai simbolisasi untuk kelimpahan rejeki.

Mungkin belakangan ini petasan sudah susah sekali dimainkan di Indonesia karena berkaitan dengan keamanan negara. Namun sebetulnya petasan dengan suaranya yang kencang melambangkan suka cita akan suatu hal dan mengusir ketidak beruntungan.

Namun sekarang pernak pernik imlek berupa petasan dibuat sebagai aksesoris saja untuk pajangan dan mempercantik dekorasi selama perayaan imlek.

Ini adalah sebuah tarian tradisional tiongkok yang memang identik dengan perayaan imlek. Barongsai menjadi pernak pernik imlek dan tarian ini di pertunjjukkan di pusat perbelanjaan dan keramaiaan. Barongsai memiliki filosofi untuk mengusir sifat buruk.

  1. Jeruk Mandarin.

Sebagai buah khas yang selalu disajikan saat imlek yang melambangkan keberuntungan untuk semua orang. Sehingga siapapun yang memakannya akan dilimpahi dengan keberuntungan sepanjang tahun.

  1. Baju warna Merah dan Emas.

Baju merah memang dipercaya melambangkan keberuntungan, kecerahan dalam hidup dan suka cita. Sementara warna emas adalah warna keberuntungan. Maka dari itu masyarakat tionghoa menggunakannya baju merah atau warna emas untuk perayaan yang berbahagia dan suka cita terutama saat imlek.

  1. Kue Keranjang.

Secara tradisional ini juga disebut sebagai dodol cina. Panganan ini memang adalah pernak pernik imlek yang dibuat dari tepung ketan dan gula merah dengan tekstur yang lengket sebagai harapan akan kerukunan dalam keluarga yang bersatu dan tekad yang bulat untuk menghadapi tahun mendatang.

Kue ini biasanya ada menjelang imlek dan biasa digunakan untuk sembahyang leluhur. Kue keranjang biasanya disusun bertingkat dan makin tinggi makin kecil yang melambangkan meningkatnya kemakmuran dan rejeki.

Apakah pernak pernik imlek diatas juga sering ada dalam perayaan taun baru di rumah Anda? Namun perayaan itu yang terpenting adalah ungkapan syukur untuk hidup dan berharap limpahan rejeki dan kesehatan di tahun yang baru.

Gong Xi Fa Cai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *