Cara Mengatur Gaji Agar Tidak Cepat Habis dan Bisa Menabung

Cara Mengatur Gaji Agar Tidak Cepat Habis dan Bisa Menabung

Posted on

Cara mengatur gaji agar tidak cepat habis – Sebagai seorang karyawan, utamanya yang menerima gaji setiap bulan, seringkali mengalami sebuah kesulitan untuk mengelola keuangan sendiri daripada mengelola keuangan kantornya.

Padahal karir juga terbilang lancar dan imbasnya gaji juga akan terus naik setiap tahunnya, namun sangat ironis dalam hitungan hari, sudah tidak lagi tersisa. Jika hal ini tidak segera Anda atasi, bukan tidak mungkin hutang akan semakin menumpuk dan Anda bisa bangkrut.

Mengatur gaji bagi sebagian orang memang tidaklah sama, itu dikarenakan adanya pengeluaran dan kebutuhan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Bagi yang masih single tentu akan berbeda dengan yang telah memiliki rumah tangga.

Simak juga: Cara Menjual barang di Internet untuk Orang Gaptek

Lalu Bagaimana Cara Mengatur Gaji agar Tidak Cepat Habis?

Berikut mari kita cermati apa saja yang dapat Anda lakukan untuk mengatur gaji agar berhemat dan cukup untuk sebulan dan bahkan bisa menabung.

  1. Membuat perencanaan dan skala prioritas penggunaan gaji.

Sebelum hari gajian tiba, ada baiknya Anda membuat perencanaa untuk menggunakan gaji yang akan Anda terima. Jika Anda sudah berkeluarga, ada baiknya dibicarakan bersama pasangan. Jika masih sendiri, Anda bisa mulai memikirkan hal apa yang penting untuk menggunakan gaji Anda.

Membuat skala prioritas adalah cara mengatur gaji agar tidak cepat habis. Anda bisa mulai memilah beberapa pos anggaran yang memang harus jadi yang utama. Misalnya: Bayar cicilan, bayar sekolah, belanja bulanan, tagihan listrik dan air, pulsa dll Anda bisa mulai hitung.

Selanjutnya prioritaskan untuk menyisihkan guna menabung. Walaupun awalnya akan sulit, namun akan ringan jika sudah terbiasa menjalani. Porsi tabungan bisa 10% -30% dari gaji yang Anda terima. Anda bisa mengkonvesinya dalam bentuk logam mulia atau investasi lainnya yang tidak terkena inflasi.

Langkah berikutnya buat rencana untuk menyisihkan dana entertain diri dan keluarga. Dana ini tidak perlu setiap bulan, namun bisa digabungkan misal 3 bulan atau 6 bulan sekali. Contohnya: Beli baju, beli sepatu, traveling, kegiatan rohani, mengajak orang tua dll

  1. Sisihkan gaji untuk dana darurat.

Dana darurat memang sifatnya hanya cadangan, namun pos ini juga penting karena kita tidak akan dapat memprediksi apa yang akan terjadi ke depan. Dengan adanya dana darurat ini Anda dan keluarga bisa merasa lebih aman.

Anda bisa menyisihkan kedalam sebuah rekening khusus atau investasi lain yang penting mudah liquid jika diperlukan sewaktu-waktu.

  1. Batasi membawa uang tunai dan mengambil ATM.

cara mengatur gaji agar tidak cepat habis berikutnya dengan membatasi uang yang ada di dompet. Ini penting agar Anda tidak lapar mata, sehingga saat ada penawaran menggiurkan dengan diskon atau bonus yang bombastis Anda tidak khilaf untuk membelanjakannya.

Dengan membawa uang secukupnya, akan membantu mengubah kebiasaan dan pola mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak mendesak dan tidak penting yang Anda temui.

Baca juga: 7 Mindset Jika Sudah Bosan Jadi Karyawan Pengen Usaha Sendiri

  1. Menyusun jadwal belanja.

Tips yang satu ini juga perlu Anda lakukan untuk menyiasati pengeluaran yang biasanya banyak tidak terduga dan tidak direncanakan. Jadwal belanja juga dapat membantu Anda untuk disiplin dalam mengeluarkan uang gaji bulanan.

Dengan berdisiplin, maka diluar jadwal belanja Anda tidak ada lagi membeli barang yang tidak diperlukan walaupun barang itu murah. Karena dengan budaya konsumerisme yang kita anut, terkadang kita juga ikut terbawa pada gaya hidup orang lain yang mereka perlihatkan melalui sosial media.

Adanya promo-promo yang gencar di bombardir melalui berbagai macam media bisa saja menggoyahkan iman Anda. Namun dengan menjada disiplin dan jadwal belanja itu adalah cara mengatur gaji agar tidak cepat habis.

  1. Mengurangi agenda keluar rumah.

Keluar dari rumah, jauh atau dekat tentu membutuhkan biaya. Makin jauh tempat yang kita kunjungi, makin besar peluang kita untuk mengeluarkan uang kita guna membeli sesuatu. Apalagi jika disana Anda akan bertemu dengan kumpulan teman atau sahabat yang nyaman, pengeluaran tak terduga pasti akan ada saja. Entah beli minum, makan, transport atau malah patungan untuk beli sesuatu.

Mau nggak mau, suka nggak suka Anda akan ikut arus itu karena ada perasaan nggak enak jika kita tidak ikut andil. Dan rasanya tidak setia kawan. Ini yang akan membuat pengeluaran Anda makin membengkak setiap saat. Jadi waspadalah !

  1. Gunakan uang berlebih untuk hal bermanfaat.

Jika dalam satu bulan ternyata Anda masih memiliki sisa dari gaji, ada baiknya Anda gunakan untuk hal-hal bermanfaat. Contohnya: Berinvestasi untuk usaha kecil-kecilan, menambahkan porsi tabungan Anda, dana untuk mengupgrade skil dan pengetahuan Anda melalui buku atau menghadiri workshop yang Anda butuhkan.

Seringkali jika ada uang gaji berlebih, kita mudah tergoda untuk membelanjakan barang-barang yang sudah kita pendam sebelumnya. Namun hal ini sebetulnya kurang bijaksana, karena Anda masih punya banyak hal lain yang bisa Anda lakukan dengan sisa gaji itu.

  1. Mulai memikirkan untuk bisnis.

Mengembangkan sebuah bisnis untuk bisa menambah sumber income baru juga merupakan cara mengatur gaji agar tidak cepat habis. Uang laba dari hasil usaha yang Anda lakukan sangat membantu agar pundi-pundi Anda makin hari makin bertambah besar.

Info: Cara Memiliki Usaha Rumahan lewat Internet

Namun Anda juga harus memikirkan karena bisnis juga tidak selalu menguntungkan, bisa saja malah menyedot keuangan Anda jika salah pengelolaan. Untuk itu Anda perlu belajar agar dapat mengelola bisnis agar menguntungkan dan dapat menambah pendapatan bulanan Anda.

Berbagai tips diatas memang cara mengatur gaji agar tidak cepat habis yang bisa Anda lakukan setiap bulannya.

Namun satu hal yang paling penting Anda harus memegang teguh dan dapat membedakan antara Keinginan dan Kebutuhan.

Setiap keinginan sebetulnya masih bisa Anda tunda jika memang tidak menguntungkan. Dan Anda harus memprioritaskan kebutuhan dari keluarga Anda. Dengan begitu keuangan Anda akan senantiasa membaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *